Rabu, 13 April 2016

Penipuan Agen Wisata, Waspadalah! Ini Tips Menghindarinya

Indonesia yang dikenal sebagai negeri surga dengan berbagai sajian lokasi wisata yang indah menawan, tentunya akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan baik lokal maupun internasional. Wisata alam laut, daratan pegunungan, dan wisata budaya, memberikan cerita romansa bagi para tourist. Petualangan yang tak terlupakan akan dapat Anda temui selama menjelajahi pesona Indonesia.
Travel BWi Trusted Agen Tour Paket Wisata Banyuwangi Terpercaya
Banyaknya spot wisata yang ada di Indonesia, menjadi lowongan pekerjaan baru bagi para penyedia jasa layanan wisata. Muncul komunitas-komunitas yang memberikan servis wisata beserta akomodasi selama kegiatan trip berlangsung. Jasa layanan wisata tersebut ada yang didirikan dengan dasar payung hukum dan ada yang perorangan/pribadi. Namun, dunia tidak hanya berisi para orang-orang baik, masih ada oknum yang memanfaatkan celah dari ketidaktahuan calon wisatawan dalam bentuk penipuan. Dengan modus yang bermacam-macam, penjahat akan berusaha mengeruk duit dari calon wisatawan dengan dalih penyedia layanan paket wisata. Dan akhirnya, calon wisatawan yang hanya bermodal percaya kepada agen wisata, langsung kehilangan sejumlah uang mereka. Berikut ini tips untuk mengurangi resiko tertipu oleh penyedia jasa agen paket wisata.
  1. Tak kenal maka tak sayang. Prinsip ini harus Anda gunakan sebelum memilih agen wisata mana yang dipercaya untuk membantu kegiatan wisata Anda di tempat yang belum diketahui. Pahami profile dari agen wisata tersebut, no handphone, alamat kantor, foto pemiliknya, dan bukti identitas lain. Lakukan panggilan telp kepada yang bersangkutan (agen wisata) untuk memberikan informasi yang jelas tentang wisata tersebut. Selama percakapan, Anda harus bisa menilai apakah agen wisata tersebut memiliki pengetahuan yang luas tentang wisata di lokasi tersebut. Jika cara menjawabnya membuat Anda ragu, maka Anda boleh membatalkan untuk menggunakan jasa agen wisata tersebut. Lebih aman lagi, Anda lakukan panggilan video call sehingga wajah agen wisata tersebut juga terlihat.
  2. Jangan tertipu harga murah. Berhemat boleh, tapi harus logis. Hanya karena iming-iming harga miring, Anda langsung percaya begitu saja adalah contoh hal bodoh. Harga murah malah lebih meragukan, apalagi dari agen wisata hanya memberikan sedikit informasi tentang semua tempat wisata. Lebih telitilah!
  3. Tanyakan sedetil apapun informasi yang Anda butuhkan. Seorang agen wisata yang sejati, pasti bisa menjawab semua pertanyaan Anda tentang tempat wisata yang akan dituju. Agen wisata yang profesional bisa menjelaskan dengan baik detil-detil keadaan di wisata, kondisi jalan akses ke wisata, lokasi wisata, ancaman selama kegiatan wisata, spot yang tersedia, durasi wisata, dan lain sebagainya. Jika Anda menemui agen wisata yang memberikan informasi dengan inkonsisten, maka bisa jadi agen wisata tersebut kurang menguasai destinasi tempat wisata tersebut. Anda harus dapatkan agen wisata lain yang benar-benar paham tentang wisata, sehingga kegiatan wisata Anda tidak akan kacau.
  4. Bukti wisata yang sudah diselenggarakan. Perlu sekali Anda meminta bukti foto-foto dari kegiatan wisata yang sudah pernah dilaksanakan oleh sang agen. Dokumentasi itu memberikan bukti bahwa agen wisata tersebut benar-benar menyelenggarakan kegiatan wisata dengan pasti sehingga keraguan Anda akan hilang. Anda bisa lihat galeri foto-foto kegiatan wisata di website atau akun sosial media lain.
  5. Mintalah proposal penawaran dengan spesifikasi yang jelas dan telah disepakati bersama. Setelah semua informasi Anda dapatkan, mintalah sang agen wisata mengirimkan proposal penawaran dengan spesifikasi detil dari fasilitas, armada, dan itinerary wisata yang Anda inginkan. Semuanya harus ditulis detil sehingga jika selama kegiatan wisata ada fasilitas yang tidak terpenuhi, Anda bisa melakukan komplain dan atau minta cash back.
  6. Teliti masalah pembiayaan. Jangan sekali-sekali langsung melakukan pembayaran DP lunas 100% kepada agen wisata. Yang namanya down payment, sifatnya hanya pengikat atau tanda jadi. Sewaktu-waktu bisa dibatalkan tergantung alasan dari masing-masing pihak. Umumnya, DP dibayar 25% dari total biaya wisata, sisanya dilunasi setelah bertemu. Anda harus menerima informasi dengan jelas berapa total biaya yang dibutuhkan selama wisata. Anda minta informasi itu disampaikan dalam bentuk teks saja, baik itu percakapan email, whatsapp, bbm, dan berbagai media komunikasi lain. Sehingga bisa Anda screenshot sebagai bukti percakapan dan kesepakatan. Jangan menerima rincian biaya via lisan atau telp suara. Bisa saja Anda lupa dan timbul kesalahpahaman.
Demikian sedikit tips yang bisa kami sampaikan guna menghidari resiko penipuan wisata. Tetap fokus dan waspada!


Info Penting Lainnya
Posting Komentar
Pemesanan Cepat via Chat WA